Perkuat Edukasi Remaja, KOPEDELA SMANDELA Gelar “GENRE Goes to School” dan Deklarasi Anti Pernikahan Dini

SEMARANG, 22 April 2026 – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan reproduksi dan masa depan generasi muda, Komunitas Peer Educator SMANDELA (KOPEDELA) SMA Negeri 8 Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “GENRE Goes to School” pada hari ini, Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara KOPEDELA dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Semarang. Acara ini dirancang untuk membekali para siswa dengan pemahaman mendalam mengenai pentingnya perencanaan masa depan, kesehatan reproduksi, serta bahaya pernikahan dini.

Dalam rangkaian acara tersebut, diselenggarakan pula Deklarasi Anti Pernikahan Dini. Seluruh perwakilan siswa dengan tegas menyuarakan komitmennya untuk menolak praktik pernikahan di bawah umur. Deklarasi ini menjadi simbol tekad siswa SMA Negeri 8 Semarang untuk memprioritaskan pendidikan dan pengembangan diri sebelum memutuskan untuk berkeluarga.

Perwakilan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Semarang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para siswa. Melalui program Genre (Generasi Berencana), diharapkan siswa mampu menjadi peer educator atau teman sebaya yang mampu memberikan pengaruh positif dalam lingkungannya, sehingga tercipta remaja yang sehat, cerdas, dan ceria.

Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme yang tinggi dari seluruh siswa. Selain penyampaian materi, sesi diskusi interaktif juga menjadi ajang bagi siswa untuk menggali informasi lebih dalam terkait kesehatan reproduksi remaja dan kiat sukses merencanakan masa depan.

Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Semarang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk membentuk karakter siswa yang visioner dan sadar akan tanggung jawab sosial. “Kami sangat mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi oleh KOPEDELA. Semoga dengan adanya deklarasi ini, siswa kita semakin matang dalam bersikap dan mampu menghindari perilaku berisiko,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan siswa SMA Negeri 8 Semarang dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan pesan positif mengenai pentingnya perencanaan kehidupan bagi remaja di Kota Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *